BAB I
PENDAHULUAN
- Latar Belakang.
Pada saat ini manusia modern mengalami “kekacauan besar” Era informasi menyatukan dan menyeragamkan dunia sekaligus memecahnya ke dalam sub budaya. Manusia nampaknya tidak sepenuhnya siap menerima perubahan dilematis itu. Banyak sekali kita temui para remaja yang karakternya jauh dari budaya bangsa dan agama, karakter mereka hanya meniru-niru dengan tren yang sedang berkembang dengan tujuan untuk mendapatkan pengakuan tanpa memikirkan dengan kesesuaian pribadi. Pendidikan meskipun mengalami krisis namun diharapkan tetap menjalankan misinya dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan, kapasitas moral/ akhlak/ budi pekerti dan kapasitas kewarganegaraan, pada tataran lokal, regional, nasional dan global. Pendidikan yang meningkatkan kapasitas akhlak / budi pekerti sejalan dengan ajaran Rasulullah Muhammad S.A.W. yang kehadirannya adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia agar manusia memiliki akhlak yang mulia (akhlaqul karimah) melalui teladan yang diberikannya.
Persoalan etika yang disampaikan di atas merupakan satu persoalan kemanusiaan, karena etika merupakan suatu cara untuk menilai dan memutuskan pilihan atas berbagai tindakan moral dan kepatutan, yang harus dimiliki setiap manusia dalam kehidupannya.
Dengan demikian, etika berkaitan dengan kepribadian, karena mengatur dan membentuk karakter di dalam interaksinya dengan orang lain maupun kelompok.
BAB II
PENDIDIKAN KEPRIBADIAN
- Pengertian Pendidikan
Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas no. 20 th. 2003) Bab 1 ayat 1, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.1
Menurut Bambang dan Adang dalam bukunya pendidikan karakter berbasis Al-qur’an pendidikan adalah takdib dengan berdasarkan tarbiyah, yaitu menumbuhkan bibit menjadi bunga dan buah-buah yang bermanfaat.2
Kemudian pengertian pendidikan Islam antara lain menurut Dr. Yusuf Qardawi sebagaimana dikutip Azyumardi Azra memberi pengertian pendidikan Islam yaitu pendidikan manusia seutuhnya, akal dan hatinya, rohani dan jasmaninya, akhlak dan keterampilannya. Karena pendidikan Islam menyiapkan manusia untuk hidup dan menyiapkan untuk menghadapi masyarakat dengan segala kebaikan dan kejahatannya, manis pahitnya.3
Jadi dapat disimpulkan Pendidikan adalah Suatu kegiatan yang didalamnya terdapat metode-metode pengajaran dan pengembangan segala aspek yang dimiliki oleh seseorang (potensi, akal, hati, akhlak dan keterampilan).
pengen liat secara lengkap...don't worry (klik disini)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar