BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Islam selalu mengalami perubahan seiring berubahnya kondisi sejarah. Diawal kemunculannya Islam merupakan agama yang identik dengan bangsa arab, tumbuh dan berkembang di arab. Namun seiring berjalannya sejarah wilayah kekuasaan islam diperluasan.
Sejarah telah mencatat, antara pertengahan abad 8 hingga permulaan abad ke 13 Masehi, ummat islam pernah mencapai puncak kejayaan dan kebesaran. Pada masa itu Islam menunjukkan kemajuan yang pesat dalam bidang ilmu pengetahuan. Namun saat memasuki abad 19 umaat Islam menyadari akan kemerosotannya dan pada saat yang bersamaan bangsa Barat mengalami kemajuan yang drastis sehingga para pemimpin Islam tergoda untuk mengambil konsep Barat dan diterapkan dalam pemerintahannya terutama dalam bidang Militer dan Politik, contoh saja Negara Turki pada masa Mustafa Kemal Ataturk berkuasa dan pada Negara Iran saat dipimpin oleh rezim Syah Muhammad Reza Pahlevi
Dan memasuki abad 20 Islam kembali lagi menemukan kejayaannya karena Islam telah mampu menguasai ilmu pengetahuan dan mampu mengunakannya sera mampu mengatur pemerintahan secara apik.
Oleh sebab itu, dalam makalah ini akan membahas tentang perekembangan Islam dimasa Modern yang mengalami naik turun, serta pengaruh yang ditimbulkan bangsa Barat terhadap Dunia Islam
BAB II
ISLAM PADA MASA MODERN
Antara abad 7 – 13 Masehi, Islam berada di atas panggung sejarah peradaban dan kebudayaan dunia. Sejarah telah mencatat kebesaran dan kejayaan Islam pada masa – masa itu, suatu kurun keemasan peradaban Islam yang belum pernah diungguli dan belum pernah dicapai oleh masyarakat dan bangsa dimanapun juga. Pengaruh dan perubahan yang dibawa islam telah merombak wajah kultur dunia menjadi suatu identitas keislaman dalam segala aspek kehidupan sosial dan kebudayaan manusia. Bahkan kebudayaan dan peradaban islam pada waktu itu menjadi barometer dan ukuran kemoderenan bagi bangsa – bangsa terutama Eropa. 1
Ketika memasuki abad ke 19 atau Sejak Napoleon menduduki Mesir, umat Islam mulai merasakan dan sadar akan kelemahan dan kemundurannya, sementara mereka juga mengalami keterkejutan yang luar biasa. Sebab, pada era ini Eropa atau Barat, yang di era klasik masih berada dalam kegelapan dan kemunduran, kini justru berbalik menjadi pusat beradaban dunia. Era kemajuan di Barat inilah yang populer disebut sebagai abad modern. Abad modern adalah masa peralihan dari kebudayaan teosentris ke antroposentris, peralihan dari peradaban langit ke peradaban bumi, dari metafiskikan ke fisika, dari immateri ke materi. Peradaban ini pada hakekatnya adalah hasil renaissance dan pencerahan (enleighment) yang terjadi di eropa. Era renaissance adalah era lahirnya kebebasan dan terlepasnya kehidupan dari norma-norma agama. Era renaissance ini ditandai oleh munculnya pengetahuan baru yang didapatkan melalui intensitas observasi dan pengamatan alam semesta. Pada taraf ini dunia atau alam semesta menjadi daya tarik utama untuk menghasilkan ilmu pengetahuan. Dari sini berkembanglah ilmu astronomi dan geography. Meskipun sebelumnya, di dunia Islam ilmu-ilmu semacam ini sudah pernah ditemukan oleh para pemikir muslim.2 Memasuki pada abad 20 Dunia Islam ditandai dengan kebangkitan dari kemunduran dan kelemahan secara budaya maupun politik setelah kekuatan Eropa mendominasi mereka. Eropa bisa menjajah karena keberhasilannya dalam menerapkan strategi ilmu pengetahuan dan teknologi serta mengelola berbagai lembaga pemerintahan. Negeri-negeri Islam menjadi jajahan Eropa akibat keterbelakangan dalam berbagai aspek kehidupan.
Pengen Baca Makalah ini secara lengkap (klik ten mriki ngih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar