PENDAHULUAN
A. Latar Belakang.
Guru yang profesional bukan hanya mahir dalam proses pembelajaran dikelas, namun guru tersebut juga harus memiliki kemampuan dalam melakukan penilaian hasil dan proses pembelajaran.
Saat ini kebanyakan guru dalam melakukan penilaian lebih menekankan pada hasil belajar, sedangkan proses belajar kurang begitu diperhatikan bahkan abaikan. Padahal keberhasilan besar sangat ditentukan oleh proses belajar yang dilalui peserta didik.
Mengingat cara – cara penilaian yang kurang begitu efektif, maka sejak diberlakukannya Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) diperkenalkan suatu konsep penilaian baru yang disebut Penilaian Berbasis Kelas dengan salah satu model atau pendekatannya adalah penilaian berbasis Portofolio yaitu suatu model penilaian yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mengungkapkan dan menilai peserta didik secara komprehebsif, objektif, akurat dan sesuai dengan bukti – bukti autentik (dokumen) yang dimiliki peserta didik. Dan dalam menyususun penilaian portofolio ini ada beberapa ketentuan yang harus diketahui dan dimiliki oleg para guru.
Untuk itulah dalam makalah kami ini akan membahas, apa itu penilaian portofolio dan bagaimana ketentuan penilaian portofolio.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan Uraian diatas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah :
1. Bagaimana Pengertian penilaian portofolio?
2. Bagaiaman Tujuan dan Fungsi penilaian portofolio?
3. Apa saja bentuk penilaian portofolio?
4. Apa saja kelemahan dan kelebihan penilaian portofolio?
5. Bagaimana penerapan penilaian portofolio dalam PAI?
C. Tujuan Penulisan
1. Untuk Mengetahui Pengertian penilaian portofolio?
2. Untuk Mengetahui Tujuan dan Fungsi penilaian portofolio?
3. Untuk Mengetahui bentuk penilaian portofolio?
4. Untuk Mengetahui kelemahan dan kelebihan penilaian portofolio?
5. Untuk Mengetahui penerapan penilaian portofolio dalam PAI?
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Pengertian Penilaian Portofolio.
Portofolio merupakan kumpulan hasil kerja siswa (Artefak). Artefak – artefak itu diseleksi dan disusun menjadi satu portofolio.
Istilah Portofolio pertama kali digunakan oleh kalangan potoigrafer dan artis. Melalui portofolio, para fotografer dapat memeperliharkan prospektif pekerjaan mereka kepada pelanggan dengan menunjukkankan koleksi hasil pekerjaan yang dimilikinya. Secara umum portofolio merupakan kumpulan dokumen berupa objek penilaian yang dipakai oleh seseorang, kelompok, dan lembaga yang bertujuan untuk mendokumentasikan dan menilai perkembangan suatu proses.
Namun dengan berjalannya waktu, penggunaan portofolio ini telah meluas, salah satunya dalam bidang pendidikan. Disini portofolio digunakan guru untuk melihat perkembangan peserta didik dari waktu ke waktu berdasarkan kumpulan hasil karya sebagai bukti dari suatu kegiatan pembelajaran.
Beberapa pengertian portofolio menurit para ahli :
1. Menurut Abdul Majid, Penilaian portofolio merupakan kumpulan atau berkas pilihan yang dapat memberikan informasi bagi suatu penilain.
2. Menurut Johnson dan Johnson, dapat diartikan sebagai pengumpulan data secara terorganisasi yang dilakukan dalam periode waktu tertentu atas siswa atau perkembangan program kelompok, pencapaian keterampilan dan sikap.
3. Popham menyebutkan bahwa penilaian portofolio merupakan penilaian secara berkesinambungan dengan metode pengumpulan informasi atau data secara sistematika atas hasil pekerjaan peserta didik dalam kurun waktu tertentu.
Berpijak dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahawa portofolio merupakan suatu kumpulan hasil kerja siswa dari waktu ke waktu yang dapat digunakan sebagai instrumen penilaian untuk menilai perkembangan atau hasil belajar siswa secara berkesinambungan dan menyeluruh.
B. Tujuan dan Fungsi Penilaian Portofolio.
Menurut Dasim, Penilaian portofolio bertujuan untuk :
1. Menghargai perkembangan yang dialami siswa.
2. Mendokumentasikan proses pembelajaran yang berlangsung
3. Memberikan perhatian pada prestasi kerja siswa yang terbaik.
4. Merefleksikan kesanggupan mengambil resiko dan melakukan eksperimentasi.
5. Meningkatkan efektivitas proses pembelajaran.
6. Bertukar informasidengan orang tua/wali siswa dan guru lainnya.
7. Membina dan mempercepat pertumbuhan konsep diri positif pada siswa.
8. Meningkatkan kemampuan melakukan refeleksi diri, membantu siswa dalam merumuskan tujuan.
Sedangkan Fungsi Portofolio diantaranya :
1) Sumber informasi bagi guru.
2) Sebagai alat pembelajaran
3) Sebagai alat penilaian autentik.
4) Sebagai self Assesment bagi peserta didik.
C. Bentuk – Bentuk Portofolio.
Cole, Ryan, & Kick, (1995) dalam Suryapranata dan Hatta mengatakan "bahwa pada hakekat nya terdapat dua bentuk portofolio, yaitu portofolio produk dan portofolio proses." Hal ini dijelaskan pula oleh Suryapranata dan Hatta (2004:46-64) mengenai bentuk-bentuk portofolio yang dapat diringkas oleh penulis sebagai berikut:
1. Portofolio Proses
Portofolio proses yaitu jenis portofolio yang menunjukan tahap belajar dan menyajikan catatan perkembangan peserta didik dari waktu ke waktu. Pendekatan ini lebih menekankan pada bagaimana peserta didik belajar, berkreasi, termasuk mulai dari draft awal, bagaimana proses awal itu terjadi, dan tentunya sepanjang peserta didik dinilai. Hasil kerja peserta didik dalam portofolio jenis ini biasanya proses pembuatan suatu karya atau pekerjaan didiskusikan antara peserta didik dan guru maupun peserta didik dengan peserta didik lainnya.
2. Portofolio Produk
Portofolio produk adalah portofolio yang menekankan pada tinjauan hasil terbaik yang telah dilakukan peserta didik, tanpa memperhatikan bagaimana proses untuk mencapai evidence itu terjadi. Portofolio semacam ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan merefleksikan kualitas prestasi yang telah dicapai. Penilaian bentuk ini biasanua memerlukan peserta didik untuk mengkoleksi semua pekerjaan mereka, dimana pada suatu saat mereka harus menunjukan evidence yang terbaik. Contoh portofolio produk adalah portofoliio tampilan (shows portfolio) dan portofolio dokumenasi (documentary portfolio).
a. Portofolio Tampilan (show fortfolios)
Portofolio tampilan adalah bentuk portofolio yang digunakan untuk memilih evidence yang paling baik yang dikerjakan oleh peserta didik ataupun kelompok peserta didik. Dalam portofolio ini hanya berisi pekerjaan peserta didik yang telah selesai.
b. Portofolio Dokumentasi (documentary porfolios)
Portofolio dokumentasi adalah penilaian terhadap koleksi pilihan dari sekumpulan evidence peserta didik selama kurun waktu tertentu. Bentuk portofolio ini dirancang untuk menilai evidence peserta didik yang terbaik dalam satu kompetensi dasar atau indikator pencapaian hasil belajar dalam kurun waktu tertentu termasuk didalamnya proses yang digunakan untuk menghasilkan karya tersebut.
D. Kelemahan dan Kelebihan Penilaian Portofolio.
Kelebihan model penilaian portofolio, antara lain sebagai berikut:
1. Dapat melihat pertumbuhandan perkembangan kemampuan peserta didik dari waktu ke waktu berdasarkan feed-back dan refleksi diri.
2. Membantu guru melakukan penilaian secara adil, objektif, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan tanpa mengurangi kreativitas peserta didik di kelas.
3. Mengajak peserta didik untuk belajar bertanggung jawab terhadap apa yang telah mereka kerjakan, baik di kelas maupun di luar kelas dapalm rangka implementasi program pembelajaran.
4. Meningkatkan peran serta peserta didik secara aktif dalam kegiatan pembelajaran dan penilaian.
5. Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk meningkatkan kemampuan mereka.
6. Membantu guru mengklarifikasi dan mengidentifikasi program pembelajaran.
7. Terlibatnya berbagai pihak, seperti orang tua, guru, komite sekolah, dan masyarakat lainnya dalam melihat pencapaian kemampuan peserta didik.
Kekurangan penilaian portofolio, antara lain sebagai berikut:
1. Membutuhkan waktu dan kerja ekstra
2. Penilaian portofolio dianggap kurang reliabel dibandingkan dengan bentuk penilaian yang lain.
3. Ada kecendrungan guru hanya memperhatikan pencapaian akhir sehingga proses penilaian kurang mendapat perhatian.
4. Jika guru melaksanakan proses pembelajaran yang bersifat teacher-oriented, kemungkinan besar inisiatif dan kreativitas peserta didik akan terbelenggu sehingga penilaian portofolio tidak dapat dilaksanakan dengan baik.
5. Orang tua peserta didik sering berpikir skeptid karena laporan hasil belajar anaknya tidak berbentuk angka.
6. Penilaian portofolio masih relatif baru sehingga banyak guru, orang tua, dan peserta didik yang belum mengetahui dan memahaminya.
7. Tidak tersedianya kriteria penilaian yang jelas.
E. Format Penilaian Portofolio.
Ada beberapa format penilaian yang bisa dugunakan dalam penilaian porofolio, dianataranya :
LEMBAR PENILAIAN DOKUMENTASI
Nama Dokumen :
Kelas/Kelompok :
Petunjuk Penilaian :
1. Setiap Kriteria diberi skor dalam skala 5 (1-5).
2. Skor 1 = Rendah; 2 = Cukup; 3 = Rata – Rata; 4 = baik; 5 = Istimewa.
No Kriteria Penilain Nilai Catatan
1 Kelengkapan :
1. Apakah dokumen lengkap untuk menjawab suatu permasalahan?
2 Kejelasan :
2. Tersusun dengan Baik
3. Tertulis dengan Baik
4. Mudah dipahami
3 Informasi :
5. Akurat
6. Memadai
7. Penting
4 Dukungan :
8. Memuat contoh untuk hal – hal yang utama
9. Memuat alasan yang baik
5 Data Grafis :
10. Berkaitan dengan isi setiap bagian
11. Diberi judul yang tepat
12. Memberikan informasi
13. Meningkatkan pemahaman
6 Bagian Dokumentasi :
14. Cukup memadai
15. Dapat dipercaya
16. Berkaiatan dengan hal yang dijelaskan
17. Terpilih (terseleksi)
Jumlah Skor
Kualifikasi penilaian
Penilai :
......................................
LEMBAR PENILAIAN PENAMPILAN
Nama Dokumen :
Kelas/Kelompok :
Petunjuk Penilaian :
1. Setiap Kriteria diberi skor dalam skala 5 (1-5).
2. Skor 1 = Rendah; 2 = Cukup; 3 = Rata – Rata; 4 = baik; 5 = Istimewa.
No Kriteria Penilain Nilai Catatan
1 Signifikansi :
1. Seberapa besar tingkat kesesuaian atau kebermaknaan informasi yang diberikan dengan topik yang dibahas?
2 Pemahaman :
2. Seberapa baik tingkat pemahaman peserta didik terhadap hakikat dan ruang lingkup masalah yang disajikan?
3 Argumentasi:
3. Seberapa baik alasan yang diberikanpeserta didik terkait dengan permasalahan yang dibicarakan?
4 Responsifisnees.
4. Seberapa besar kesesuaian jawaban yang diberikan peserta didik dengan pertanyaan yang muncul?
5 Kerjasama Kelompok :
5. Seberapa besar anggota kelompok berpartisipasi dalam penyajian?
6. Bagaimana setiap anggota merasa bertanggungjawab atas permasalahan kelompok?
7. Bagaimana para penyaji menghargai pendapat orang lain.
Jumlah Skor
Kualifikasi penilaian
Penilai :
......................................
Beberapa format penilaian diatas, merupakan hanya salah satu contoh saja. Masih banyak format penilaian portofolio lainnya yang bisa digunakan sebagai acuan untuk penilaian.
BAB III
PENERAPAN PENILAIAN PORTOFOLIO DALAM PAI
Lembar Penilaian Protofolio
Nama siswa (pemilik Portofolio) : .......................................................
Tanggal/Bulan/Tahun : .......................................................
Mata Pelajaran : PAI
Kompetensi Inti : 4. Menyajikan Pengetahuan faktual dan konnseptual dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
Kompetensi Dasar : Mempraktikkan tata cara bersuci dari hadats besar dan kecil.
Penilaian Portofolio Penampilan
Indikator Penilaian
Baik Cukup Kurang
Niat berwudhu
Berkumur – kumur
Membasuh Muka
Membasuh kedua tangan.
Mengusap sebagian kepala
Membasuh telinga
Membasuh kedua kaki
Niat sesudah wudhu
Tartil (urut)
Keterangan :
Nilai akhir diambil dari rata – rata hasil praktikum.
Untuk :
Kategori Baik : 100 – 85 , praktikum dilakukan secara sempurna
Kategori Cukup : 84 – 70, dilakukan sudah benar namun belum sempurna
Kategori Sedang : 69 – 50 , praktikum belum benar
Pencapaian hasil belajar siswa melalui:
No. Dicapai melalui Beri Tanda check list (Ö) Keterangan
1 2 3 4
1. Pertolongan Guru
2. Seluruh Kelas
3. Kelompok Kecil
4. Sendiri
Komentar Orang tua: ...........................................................................................
Lembar Penilaian Protofolio
Nama siswa (pemilik Portofolio) : .......................................................
Tanggal/Bulan/Tahun : .......................................................
Mata Pelajaran : PAI
Kompetensi Inti : 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, Mengurai merangkai, memodifikasi dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang / teori.
Kompetensi Dasar : 4.9 menunjukkan hafalan Q.S An Nisa (4) ; 146, QS Al Baqarah QS Ali Imron (3) : 134 dengan Lancar.
Penilaian Portofolio Proses
Aspek – Aspek penilaian Indikator Bobot Skor Nilai
Bacaan Pelafalan Mahroj 5
Tajwid 5
Kelancaran 5
Tulisan Ketepatan Tulisan 5
Kerapian 5
Total 25
Keterangan :
Nilai akhir = Total Nilai : Total Bobot
Untuk mendapatkan hasil nilai = skor x bobot
Pencapaian hasil belajar siswa melalui:
No. Dicapai melalui Keterangan Komentar Orang Tua
1 2 3 4
1. Pertolongan Guru
2. Seluruh Kelas
3. Kelompok Kecil
4. Sendiri
Contoh Penilaian Portofolio :
LEMBAR PENILAIAN DOKUMENTASI
Nama Dokumen : Resume PAI Semester 1
Kelas/Kelompok : VII
Petunjuk Penilaian :
3. Setiap Kriteria diberi skor dalam skala 5 (1-5).
4. Skor 1 = Rendah; 2 = Cukup; 3 = Rata – Rata; 4 = baik; 5 = Istimewa.
No Kriteria Penilain Nilai Catatan
1 Kelengkapan :
1. Apakah dokumen lengkap untuk menjawab suatu permasalahan? 4
2 Kejelasan :
2. Tersusun dengan Baik 5
3. Tertulis dengan Baik 5
4. Mudah dipahami 4
3 Informasi :
5. Akurat 4
6. Memadai 4
7. Penting 3
4 Dukungan :
8. Memuat contoh untuk hal – hal yang utama 4
9. Memuat alasan yang baik 4
5 Data Grafis :
10. Berkaitan dengan isi setiap bagian 3
11. Diberi judul yang tepat 3
12. Memberikan informasi 4
13. Meningkatkan pemahaman 4
6 Bagian Dokumentasi :
14. Cukup memadai 4
15. Dapat dipercaya 4
16. Berkaiatan dengan hal yang dijelaskan 4
17. Terpilih (terseleksi) 4
Jumlah Skor
Kualifikasi penilaian 67
Baik
Penilai :
......................................
BAB IV
PENUTUP
A. Simpulan
Penilain Portofolio merupakan suatu kumpulan hasil kerja siswa dari waktu ke waktu yang dapat digunakan sebagai instrumen penilaian untuk menilai perkembangan atau hasil belajar siswa secara berkesinambungan dan menyeluruh.
Tujuan diadakannya penilain portofolio ini semua hasil karya siswa dapat didokuntasikan sehingga kita tahu sejauh mada perkembangan yang dialami peserta didik. Sehingga penilain portofolio ini bisa menjadi sumber informasi bagi guru untuk menentukan tindakan selanjutnya untuk meningkatkan pembelajaran.
Secara garis besar penilain portofolio dibagi menjadi dua yaitu portofolio proses yaitu menunjukkan tahap belajar dari waktu ke waktu. Dan portofolio produk, yang hanya menekankan pada penguasaan dari tugas yang dituntut dalam standart kompetensi.
Beberapa kelebihan penilain portofolio ini guru dapat melihat pertumbuhan dan perkembangan peserta didik, namun kelemahannya penilain portofolio seolah – olah hanya melihat hasir akhirnya saja.
DAFTAR PUSTAKA
Kasful Anwar dan Hendra Harmi,2011 Perencanaan Sistem Pembelajaran Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Bandung;Alfabeta,
Zainal Arifin,2012, Evaluasi Pembelajaran, Bandung; Reamja Rosdakarya
Abdul Majid,2011, Perencanaan Pembelajaran Mengembangakan Standart Kompetensi Guru,Bandung;Remaja Rosdakarya
Sukardi,2008, Evalusi Pendidikan Prinsip dan Operasional, Jakarta; Bumi Aksara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar